YayBlogger.com
BLOGGER TEMPLATES

Jumat, 17 Mei 2013

Ariah


Kami masih duduk di pinggir jembatan ini, sesekali ceritanya membuat aku tersenyum, terkejut bahkan terheran-heran. Kisah hidup seseorang memang tak pernah bisa diduga. Lalu ia merangkul pundakku, tersenyum dalam tatapannya yang sendu namun tetap terlihat cantik. Wajahnya begitu ayu, kecantikan khas Indonesia yang sulit pudar walau ditelan waktu. Tak heran kalau banyak pria yang tergila-gila untuk memperistrinya. Itu menurut ceritanya yang baru saja meluncur dari bibir indahnya. Beda dengan penampilanku yang tomboy dan cuek. 

"Terima kasih," ucapnya pelan.
"Untuk apa?" tanyaku bingung.
"Terima kasih sudah mendengarkan kisahku, mendengarkan ceritaku sejak siang tadi sampai sore hari ini, perjalanan hidupmu juga cukup seru," jawabnya tersenyum.
"Sama-sama. Eh, kita foto-foto yuk, lain waktu kita harus ketemu lagi nih, kita jalan bareng ya," ujarku mengeluarkan telepon genggamku.

Usai berfoto dengannya, Ariah berpamitan. Kami bersalaman dan berpisah di jembatan ini, tempat awal pertemuan kami.

"Ariah! Tunggu!" aku berteriak memanggilnya.

Aneh, cepat sekali ia pergi, pikirku. Aku lalu menyimpan selendang merah miliknya di dalam tas ku, mungkin nanti di pertemuan berikutnya akan kukembalikan padanya.

"Neng..."

Aku menoleh, seorang ibu paruh baya menatapku dan aku merasa tatapannya menelanjangiku.

"Ada apa, bu?" tanyaku.
"Dari tadi saya perhatikan neng asyik berbicara," jawabnya.
"Oh, iya bu, itu tadi teman saya, kenapa bu?" ujarku.
"Namanya Ariah?" ia balik bertanya.
"Iya, kok ibu tahu? Ibu tahu rumahnya? Saya mau mengembalikan selendangnya yang ketinggalan," jawabku antusias.
"Ariah itu biasa dikenal dengan Si Manis Jembatan Ancol, ia mati karena hampir diperkosa," ia menjelaskan.

Mataku terbelalak terkejut mendengar ucapannya, dadaku sesak, mungkin mukaku juga pucat, entahlah, aku shock....


Tantangan cerita #Kliping @JiaEffendie


Jumat, 10 Mei 2013

Rapid Fire Question


Sore hari nan sendu dapat tag dari mbak Ria, apa daya baru bisa jawab hari ini :)

- Pertanyaan WAJIB:
1. nambah atau ngurangin timbunan buku?
Nambah dooong....kan cita-citanya mau punya perpustakaan sendiri :)
2. pinjam atau beli buku?
Lebih baik beli, karena kalo minjam suka lupa balikin hahahhaa...
3. baca buku atau nonton film?
Baca buku, karena kalo nonton suka tidur hahahaha....
4. beli buku online atau offline (tobuk yang temboknya bisa disentuh)?
Offline, lebih banyak pilihan
5. (penting) buku bajakan atau ori?
Ori doong...gk punya beban pas bacanya hehehe
6. gratisan atau diskonan?
Diskonan, kalo gratisan biasanya lewat kuis gitu ih aku gk gitu hoki ikutan kuis hehehhee
7. beli pre-order atau menanti dengan sabar?
Menanti dengan sabar, aku penyabar banget soalnya hiihiiihi...
8. buku asing (terjemahan) atau lokal?
Waduh sulit, lebih suka sih buku asing terjemahan sebenarnya tapi tertentu
9. pembatas buku penting atau biasa aja?
Penting, dari pada bukunya dilipat pas halaman tertentu kan sayang
10. bookmarks atau bungkus chiki?
Bookmarks aja, kalo chiki banyak msg nya (apaan?)

- Pertanyaan tambahan:
1. novel atau komik?
Novel
2. disampul atau nggak?
Disampul biar bagus terus
3. notes FB atau blog?
BLOG dong ah...
4. cover atau sinopsis?
Sinopsis, kalo cover keren tapi sinopsis jelek males bacanya
5. dijual atau disumbangkan?
Disumbangkan, lebih berarti

- Pertanyaan tambahan dari Sista Ria:
1. Facebook atau Twitter?
Twitter so pasti
2. tidur di angkot atau membaca di angkot?
Tidur, kalo baca di kendaraan suka pusing euy
3. mengetik atau menulis?
Mengetik, tangannya udah biasa ngetik kalo nulis jadi kaku :)
4. lebih enak buku atau e-book?
Buku, sensasi buka-buka halamannya lebih terasa dibanding manteng depan e-book
5. buku baru atau baju baru?
Buku baru pastinya, nggak terlalu suka belanja baju :)

Akhirnya selesai juga, eh beneran nih mbak segini aja? hahahaa...sok nantangin.... Makasi ya mbak udah tag aku :) Yang mau ikutan jawab di blog masing-masing boleh loh mention aku @shantyadhitya nanti aku RT :)