YayBlogger.com
BLOGGER TEMPLATES

Rabu, 03 Agustus 2016

Gimana sih cara kerja di Oriflame?


Yang sering tanya saya, gimana sih cara kerja Oriflame? Apa harus jualaaan teruus...? Apa harus rekruuut sebanyak-banyaknya....?
Nah sebenernya, jawaban itu ada di diri kita sendiri. Kita yang harus tahu, kita bergabung di Oriflame itu untuk apa?
* MENJADI PEMAKAI / USERKalau teman-teman bergabung hanya ingin menjadi pemakai saja, ya teman-teman nggak perlu mengerjakan apa-apa. Teman-teman nggak perlu jualan, kan dipakai untuk sendiri? Teman-teman pakai produknya dengan keistimewaan harga member. Bonusnya adalah mendapatkan ilmu tentang produk-produk Oriflame. HANYA ITU.
* MENJADI PENJUAL / SELLERKalau teman-teman bergabung memang niat untuk berjualan dan mendapat keuntungan, maka saya akan mengajarkan teman-teman bagaimana caranya menjual produk-produk Oriflame. Saya akan mengajarkan caranya menjadi seorang penjual dengan katalog, baik online ataupun offline. SEBARKAN KATALOG! Maka teman-teman akan menerima keuntungan langsung 23% nett.
* MENJADI PEBISNISKalau teman-teman memilih menjadi pebisnis seperti apa yang saya kerjakan saat ini, maka saya dan upline saya akan mengajarkan bagaimana caranya agar teman-teman dapat mengembangkan jaringan dan MEWUJUDKAN IMPIAN. Mari kita mengajak teman, saya dan upline saya akan mengajarkan strateginya. Yang pemalu, pendiam, temannya sedikit, semuanya akan diajarkan untuk jadi percaya diri, bisa bicara dan tentu saja pertemanan akan semakin luas. Mari belajar bersama, dibimbing biar makin pintar.
Harus banget ya mengajak teman?
Kalau teman-teman mau punya bisnis dan omsetnya mau besar, maka harus buka cabang. Gimana caranya? Ajak teman untuk bergabung agar cabangnya nggak hanya satu. Semakin banyak teman yang bergabung maka cabang-cabang ini semakin banyak. Banyaknya mini market saat ini bukan hanya untuk mendekatkan konsumen, tapi memperluas cabang.
Kalau teman-teman kita sudah bergabung, terus diapain? Yang pasti jangan dicuekin :)
Yuk kita bimbing, kita bina, kita ajarin biar nggak tersesat! Kasih penjelasan sampai benar-benar paham kenapa sih mereka bergabung? Ajarin langkah-langkah bisnisnya. Bimbing biar mereka juga dapat kesempatan yang sama dengan kita yaitu mendapatkan keuntungan serta merasakan bonus-bonus dari Oriflame.
Kalau kita mau bonus kita semakin besar, bimbinglah mereka seperti kita saat masih di posisi mereka. Kalau bergabung di MLM tidur-tiduran glesoran dapat duit dan bonus besar tanpa kerja apa-apa, yakin itu bisnis MLM? Bukan money game? Karena bisnis apapun tetap harus kerja, nggak cuma nunggu hasil dari downline yang kerja mati-matian.
Jadi gimana cara kerja di Oriflame menurut teman-teman? Keren yaa...
#BelajarBarengBunbun

Attitude is everything...


Yg mempengaruhi mindset positif :
1. Attitude pagi hari
2. kekuatan Senyum
3. Keyakinan
4. Impian besar
5. Hunger
Leadership : tentang kemampuan memimpin org lain, dan memimpin org lain adalah tentang memenangkan hati org lain.
2 Hal penting dalam Leadership :
1. Win Heart
2. Begin with the end


Oriflame dan Management Waktu


Selama bergabung di Oriflame saya belajar banyaaaaaaakk bangeet ngets....
Yang paling melekat adalah belajar management waktu. Gimana gak? Coba liat yg gabung di Oriflame, hampir semuanya ibu-ibu rumah tangga yg sehari-hari mengurus anak dan suami, rempong sama urusan sekolahan, ribet sama urusan dapur, riweh sama urusan nyupir (nyuci piring), nyetir (nyetirika), nyapu, ngepel.
Terbukti ya, bisnis Oriflame itu bukan bisnis ecek2, bukan bisnis selingan waktu yg numpang lewat, bukan bisnis yg sekenanya aja trus dapet duit, apalagi daftar trus ongkang2 kaki nunggu hasil dari downline. Bukan!
Pekerja kantoran aja belum tentu banget bisa punya management waktu sehebat ibu-ibu yang gabung di bisnis Oriflame. Super power banget deh pokoknya. Apalagi yang punya anak 3 sampai 4, saya kasih jempol 10 deh! :))
Belajar management waktu itu gak gampang, perlu jam terbang tinggi, perlu keikhlasan diri, perlu sadar diri. Gak cepat terpengaruh hal-hal dari luar, konsisten dan gak manja pastinya. Dan yang lebih penting lagi adalah gak banyak alasan, gak banyak tapi, gak banyak entar (nutup muka sendiri) :))
Dari sekian banyak training online offline yang saya ikuti, yang paling menyita perhatian saya adalah cara para upline membagi waktu, mereka hebat!
Beberapa ada yg masih bekerja seperti saya dan saya mencoba mengikuti cara mereka. Dan gak mudah memang, awalnya mata gak nahan banget hahaha.... Tapi sekali lagi, bisa karena biasa, dan selama ada kemauan pasti ada jalan. Pastiin dulu hati kita punya rasa sayang gak sama bisnis kita, kalo udah sayang semua akan dilakukan, dan management waktunya akan mengalir sendiri 
#UnegunegBunbun

Minggu, 13 Maret 2016

#LetsGetB16ger


16 tahun lalu, gak pernah mimpi hidup saya bakal kayak gini sama sebuah komunitas bola. Ya ampun...apa sih komunitas bola? Ngerti sepak bola pun nggak, cuma sebatas tau MU yang pemainnya keren-keren. Maklum cewek, yang diliat ya pemain ganteng aja :) Mungkin karena di keluarga gak ada yang begitu intens sama sepak bola, jadi kalo ada siaran bola ya ganti channel atau matiin tv hahahaa... 

16 tahun lalu, mungkin saat itu yang terpikir cuma kuliah, terus kerja terus nikah terus punya anak terus selamanya hidup statis. Cuma itu. Gak pernah punya impian masuk di salah satu komunitas, apalagi komunitas sepak bola. Olahraga yang orangtua kenalkan pada anak-anaknya adalah sepeda, badminton, lari, renang dan tenis. Sepak bola? Jauh banget deh... Saya aja hampir gak pernah liat kakak saya main bola tuh hehe....

16 tahun lalu, gak pernah terpikir dalam hidup saya bahwa saya akan punya suami yang "menyerahkan" hampir seluruh hidupnya untuk sebuah komunitas bola. Mungkin kalo dari dulu kepikiran, sengaja banget cari calon suami ketua fans club bola ya hahahhaa... Tapi ya walaupun dari dulu punya banyak teman cowok, cuma beberapa aja kayaknya yang gila bola, selebihnya doyan stand up komedi hahahhaaa.... 

16 tahun lalu, gak pernah banget punya cita-cita kalo dikasih anak bakal jadi penerus fans bola juga. Tapi yah gitu deh... Yang ada anak pertama saya malah copy paste bapaknya banget hahahaa... Ternyata Tuhan menjawab keyakinannya bahwa semua jersey-jersey MU itu diwariskan buat anaknya. Tapi ya smoga gak jadi ketum juga nak, gak usah ya cukup bapakmu aja :)))

Tapi bener deh, buat saya menjadi salah satu dari bagian komunitas bola ada warnanya sendiri. Walaupun saya ikut nyemplung karena peran suami, tapi saya menemukan apa yang disebut keluarga kedua. Dan saya mulai rembes...iihh...terharuu... (Dasar cengeng....) Terlalu banyak hal luar biasa yang ada di dalamnya, terlalu banyak orang-orang luar biasa yang masuk di dalamnya. Dan terlalu banyak permintaan soal ketum seumur hidup :))

Indomanutd 16 tahun...

Smoga semakin baik, baik dan baik, dan terbaik sebagai suatu komunitas.
Smoga slalu ada doa dan kekuatan untuk utuh.
Smoga akan semakin besar oleh generasi penerus.

INDOMANUTD 16th Anniversary

#LetsGetB16ger










Jumat, 08 Januari 2016

Jangan Ajari Aku Tentang Cinta...





Jangan ajari aku tentang cinta
Jika ego tak juga dapat berpindah dari jiwa

Jangan ajari aku tentang cinta
Jika hanya nafsu berbalut diri

Jangan ajari aku tentang cinta
Jika nestapa saja yang kau titipkan

Jangan ajari aku tentang cinta
Jika rindu tak jua tersemat

Jadi jangan ajari aku tentang...
Cinta yang sulit beriring kasih dengan doa
Tentang...
Cinta yang tak mungkin menuai harap
Tentang...
Cinta yang tanpa setia




#BunSay


Kamis, 07 Januari 2016

Manchester is You 2nd Chance...




Berdamai dengan kebencian itu sulit...


Bahkan akarnya semakin memuncak, daunnya semakin menghijau dan bunganya semakin membusuk...


Laki-laki itu adalah 4 kota yang kulewati di Inggris...


Dan aku tersudut dalam gundah...



#ManchesterisYou2ndChance

Perempuan nyaris...


"Gue nih apa sih, jadi manusia serba nyaris, otak nyaris pinter, muka nyaris cantik, kehidupan nyaris tajir, keberuntungan nyaris sempurna, heleh...nggak bisa apa Tuhan itu beneran pas sempurna ngasih porsinya?" Lala sibuk ngoceh di depan cermin sambil memandang wajahnya.

Riri geleng-geleng kepala melihat tingkah sepupunya.

"Iya kamu kan emang perempuan nyaris...nyaris stress...hahahaha... Lagian dosa nyalahin Tuhan buat suatu kesempurnaan, emang ibadah kamu udah sempurna gitu? Bersyukur dong Tuhan itu udah kasih kita jadi perempuan yang pas, bodinya pas segini sexy..." Riri joget-joget.

"La, kalo Tuhan menciptakan semua manusia itu sempurna, dijamin dunia ini biasa aja, nggak ada tantangannya, nggak ada asem manisnya, nggak nangis-nangis bahagianya, pokoknya mah datar aja gitu," Riri menambahkan.

"Iya tapi karena gue yang nggak sempurna ini makanya Adiya jadi nyuekin gue, karena gue yang serba nyaris ini makanya Adiya lebih suka sama Aleta, iya kan?" Lala terduduk lesu.

"Ya ampun La, kamu kok mikirnya sampe jauh banget? Aleta putih sih tapi kamu tuh jauh lebih manis tau..."

"Item maksudnya??"

"Iiihh..kamu tuh lebih adem...lebih ngangenin..."

"Puncak kali adem..."

"Nih ya, kalo nggak ngangenin, buktinya Saka nggak mungkin nitip salam ke aku buat kamu..."

"Hah? Apa kamu bilang? Saka?"

Riri cuma mengangguk tersenyum.

"La, di dunia ini nggak ada yang namanya perempuan nyaris apalagi sempurna, tergantung sih kita liatnya dari sisi mana karena kalo dari fisiknya aja ya sampe kapanpun nggak akan ada habisnya. Kita nantinya pasti akan tua, pasti keriput, pasti membotak, pasti bongkok, pasti pikun. Di dunia ini yang ada hanyalah, kita nggak bisa ngatur perasaan orang ke kita, kita nggak bisa maksa mereka suka sama kita, kita nggak bisa La. Nah sekarang, kalo pun Adiya bersikap kayak gitu ya udah sih biarin aja, dia nggak sadar aja kalo kamu tuh cantik manis manja grup begini," Riri tersenyum.

Lala terdiam sambil memainkan ujung jilbabnya. Tumben sepupunya bisa ngomong bener...

"Eh, si mamah sama ayah dari tadi ngobrol sama siapa sih, La?" keduanya bergegas keluar kamar.

"Ups... Saka?" Riri dan Lala saling berpandangan, sama terkejutnya dengan Saka.

"Hmm...sori aku nggak bermaksud nguping, cuma... Menurut aku perempuan sempurna itu memang nggak ada, aku malah nggak suka, buat aku perempuan nyaris itu lebih seru, lebih ngangenin... Kayak kamu La..." Saka tersenyum sambil berlalu menuju ruang tamu.

"Lala, sini La, ini ada orangtuanya Saka, ternyata Saka teman kamu ya? Mama papanya Saka tetangga kita waktu di Surabaya," Mama Lala bercerita.

"La, Saka ini sering cerita soal kamu, sampai kita berdua bingung yang mana perempuan yang bisa bikin Saka susah tidur," tambah Papanya Saka.

"Banyak nyamuk kali om hehehe..." ucap Lala bercanda.

"Makanya La, kami datang kesini mau bertemu orangtua Lala eh ternyata kenal, mungkin memang jodoh ya..." ujar Mama Saka.

"Maksudnya jodoh?" Lala mengulang pernyataan Mama Saka.

"Lala, Saka meminta kami datang kesini untuk melamar Lala..."

Lala terkejut, Riri nggak jauh beda, matanya setengah melotot.

"Laa...mungkin ini saatnya kamu jadi perempuan nyaris, Laa..."

"Nyaris apa Riii..."

"Nyaris pingsaaan...."